Tangerang โ Bagi sebagian warga Kota Tangerang, hujan deras bukan lagi sekadar fenomena alam, melainkan alarm penderitaan. Setiap hujan turun, terutama pada malam hingga menjelang subuh, air kembali m...
Oleh : cecep anang Hardian Perpolitikan nasional pasca pemilu hari ini menampilkan wajah yang relatif tenang di permukaan, namun menyisakan kegelisahan di lapisan bawah. Stabilitas politik kerap dijad...
Oleh: Cecep Anang Hardian Pembangunan kerap diposisikan sebagai wajah kemajuan daerah. Jalan diperlebar, gedung menjulang, proyek bergulir, dan grafik pertumbuhan ekonomi dipamerkan sebagai indikator ...
Oleh: Cecep Anang Hardian Salah satu indikator utama kesehatan demokrasi lokal adalah cara kekuasaan merespons kritik. Di Tangerang Raya, kritik publik masih adaโdisampaikan melalui media, organisasi ...
Oleh: Cecep Anang Hardian Demokrasi lokal di Tangerang Raya hari ini menghadapi tantangan yang tidak ringan. Bukan pada absennya aturan atau mekanisme formal, melainkan pada melemahnya kemauan untuk m...
Oleh: Cecep Anang Hardian Ada kenyataan pahit yang jarang dibicarakan dengan lantangโฆ Perselingkuhan bukan sekadar luka sesaat, ia seperti pintu gelap yang ketika sekali dibuka, akan jauh lebih mudah ...
Oleh: Cecep Anang Hardian Tangerang selatan Demokrasi kerap dipahami sebagai kemenangan suara terbanyak. Namun pemahaman semacam itu menyisakan satu pertanyaan mendasar: apakah jumlah selalu sejalan d...
Oleh: Cecep Anang Hardian Di tengah iklim politik dan birokrasi hari ini, kritik kerap diperlakukan sebagai ancaman, bukan sebagai pengingat. Setiap suara berbeda segera dibalas dengan klarifikasi pan...
Tangerang โ Menulis berita sejatinya bukan sekadar rutinitas administratif, apalagi hanya untuk menggugurkan kewajiban profesi. Inti dari kerja jurnalisme adalah menelusuri fakta, mengolahnya secara b...














