TANGERANG SELATAN – Transparansi di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan kembali menjadi sorotan. Sekretaris DPC AWII Tangerang Raya, Agus Sapto Utomo, S.Sos, secara tegas mempertanyakan keseriusan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Tangerang Selatan dalam menindaklanjuti laporan pengaduan masyarakat (DUMAS) yang hingga kini belum mendapatkan respons jelas.
Menurut Agus, laporan yang telah disampaikan oleh pihaknya bukan tanpa dasar. Seluruh dokumen dan data pendukung akan dilengkapi setelah itu dan sesuai prosedur yang berlaku. Namun, hingga saat ini, tindak lanjut dari dinas terkait dinilai masih belum menunjukkan itikad transparansi yang semestinya.
“Kami mempertanyakan komitmen transparansi dari Dinas SDABMBK. Jika laporan masyarakat tidak ditindaklanjuti, lalu di mana letak akuntabilitasnya?” tegas Agus.
Ia menilai, kondisi ini tidak hanya mencerminkan lemahnya respons birokrasi, tetapi juga berpotensi menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah, khususnya terhadap kinerja dinas teknis yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.
“Transparansi bukan sekadar wacana. Ini soal tanggung jawab. Ketika DUMAS diabaikan, maka publik berhak curiga,” lanjutnya.
Agus juga secara terbuka mendesak Wali Kota Tangerang Selatan untuk segera mengambil langkah konkret dan melakukan evaluasi terhadap kinerja jajarannya, termasuk Dinas SDABMBK.
“Kami mendorong Wali Kota untuk turun tangan. Jangan sampai ada kesan pembiaran. Ini menyangkut kredibilitas pemerintah daerah,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa AWII tidak akan berhenti dalam mengawal setiap laporan yang disampaikan masyarakat. Jika dalam waktu dekat tidak ada kejelasan, pihaknya membuka kemungkinan untuk membawa persoalan ini ke tingkat yang lebih tinggi.
“Kami siap membawa ini ke Ombudsman maupun Inspektorat Jenderal jika memang diperlukan,” pungkas Agus.
( ina )









