TANGERANG — Dalam persaingan menarik dan mempertahankan investasi, pemerintah daerah tidak cukup hanya menunjukkan keberhasilan melalui narasi, kegiatan seremonial, atau komunikasi publik yang positif.

Investor memiliki pertimbangan yang lebih konkret: apakah usahanya aman, izinnya jelas, infrastrukturnya mendukung, kebijakan pemerintah konsisten, pelayanan birokrasi berjalan, dan iklim usaha memberikan kepastian dalam jangka panjang.

Persoalannya menjadi penting bagi Kota Tangerang karena investasi memiliki hubungan dengan aktivitas ekonomi masyarakat.

Ketika perusahaan berkembang, terdapat potensi terbukanya lapangan pekerjaan, meningkatnya aktivitas perdagangan dan jasa, serta bertambahnya basis penerimaan daerah melalui berbagai jenis pajak dan retribusi sesuai ketentuan.

Sebaliknya, apabila perusahaan mengurangi kegiatan, melakukan relokasi, atau meninggalkan suatu daerah, dampaknya tidak berhenti pada hilangnya modal.

Lapangan pekerjaan dapat ikut terdampak, aktivitas ekonomi berkurang, dan potensi penerimaan daerah pun dapat menyusut.

Namun, setiap keputusan perusahaan untuk pindah tentu memiliki penyebab yang harus ditelusuri secara spesifik. Tidak tepat pula langsung menyimpulkan bahwa seluruh keputusan relokasi disebabkan oleh kebijakan pemerintah daerah.

Karena itu, yang perlu diuji bukan sekadar seberapa menarik pemerintah mempromosikan daerahnya, tetapi seberapa kuat pemerintah menciptakan kondisi yang membuat investor ingin tetap bertahan.Bukan Sekadar Meyakinkan

Pencitraan—jika dimaknai sebagai upaya membangun persepsi positif—dapat membantu komunikasi pemerintah. Tetapi persepsi positif tidak akan cukup apabila tidak diikuti pengalaman nyata dunia usaha.

Investor membutuhkan kepastian, bukan sekadar janji.Masyarakat pun membutuhkan hasil nyata: pekerjaan, usaha yang tumbuh, dan ekonomi daerah yang bergerak.

Pada akhirnya, keberhasilan menjaga investasi bukan hanya terlihat dari banyaknya perusahaan yang datang.

Pertanyaan yang lebih penting adalah: berapa banyak yang bertahan, berkembang, dan memilih terus menanamkan modalnya di Tangerang?

Di situlah kualitas iklim investasi sebuah daerah benar-benar diuji.(aww)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *